4 kalimat yang sering diucapkan setelah liburan

Zaman sekarang ini liburan sudah menjadi kebutuhan wajib yang harus dipenuhi. mengapa begitu? Tuntutan kerja yang berat dan tuntutan hidup yang sulit menjadi penyebabnya. Setiap hari setiap orang akan disibukkan dengan pekerjaan yang membosankan. Dan mereka mau melakukan hal tersebut karena itu adalah tuntutan hidup. Jika tidak bekerja bagaimana bisa makan. Hari libur sangat bermanfaat bagi para pekerja.




Mendapatkan tanggal merah di akhir pekan merupakan kesukaan tersendiri bagi para pekerja. Mereka bisa libur untuk 2 hari kerja. Apalagi jika ditambah dengan jatah cuti, bisa liburan seminggu lebih. (meskipun cuti di Indonesia lebih sedikit dari cuti di negara-negara eropa). Meskipun hal ini menjadi kesukaan banyak orang, tidak sedikit orang yang mengalami kegagalan dalam liburan mereka. Mulai dari masalah libur yang kurang banyak, masih ada pekerjaan yang harus ditanggung. Atau liburan jadi berantakan karena jatuh sakit.

Dan orang yang benar-benar memanfaatkan waktu liburnya untuk berlibur walau hanya sebentar. Akan berkata "i'm ready to work". 

i'm ready to work

Yang kurang bisa menikmati hari liburnya meski mereka sudah berlibur dan tetap merasa kurang, akan berkata "liburnya bentar banget"

liburnya bentar banget

Yang punya hari libur tapi gak bisa liburan. Serasal libur tapi gak libur. libur gak liburan. Ada aja yang dikerjakan, mulai dari bersihin rumah sampai bantu cat tembok tetangga.

libur gak liburan

Orang yang sengsara pada waktu habis liburan berkata demikian.

juangkrek sesok mlebu

So... nikmati hari libur Anda dan hari-hari kerja Anda, kerja dengan teman-teman yang menyenangkan bisa menjadi ganti liburan yang tak kunjung datang.